pri_witono.wordpress.com

Bermakna Bagi Sesama

Sinergi KKN Tematik Mahasiswa dengan Pengabdian Masyarakat Dosen

Ditulis oleh priwit di/pada 15 Oktober 2008

Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi kewajiban melekat bagi insan perguruan tinggi, baik bagi dosen maupun mahasiswa. Dengan kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan perguruan tinggi menjadi lebih dekat dengan permasalahan riil yang ada di masyarakat.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan mahasiswa. Dibandingkan pola pelaksanaan KKN reguler, akhir-akhir ini pola pelaksanaan KKN di UGM yang paling populer dan banyak diminati mahasiswa maupun masyarakat adalah KKN Tematik, sebab KKN Tematik ini dilaksanakan pada waktu antar semester (bulan Juli – Agustus), sehingga tidak mengganggu waktu kuliah reguler mahasiswa. Oleh karena itu dampak dari adanya KKN Tematik di antar semester ini banyak mahasiswa yang lulus lebih cepat. Dengan KKN Tematik, ruang lingkup kegiatan mahasiswa menjadi lebih terfokus dan hasil kegiatan yang dilakukan lebih dapat dirasakan masyarakat  dibandingkan pelaksanaan KKN reguler.

Kendala utama yang dirasakan dalam pelaksanaan KKN reguler maupun KKN Tematik adalah terbatasnya dana pelaksanaan program. Selama ini dana pelaksanaan program hanya mengandalkan dana swadaya mahasiswa, sedangkan sumber dana dari PEMDA setempat, dan swadaya masyarakat tidak selalu bisa diharapkan. Oleh karena itu keterbatasan dana inilah yang membuat hasil pelaksanaan program menjadi kurang optimal.

Mengingat pentingnya sumber dana untuk pelaksanaan program KKN tersebut, maka pihak Universitas Gadjah Mada melalui program Due-Like pernah memprogramkan KKN Tematik selama beberapa tahun. Beberapa pihak lain yang dapat menjadi penyandang dana kegiatan KKN Tematik adalah Pemda setempat dan Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat – Dikti melalui program Kewirausahaan. Penyandang dana tersebut bersifat sementara atau temporer, sehingga keberlanjutannya tidak bisa diharapkan sebagai penyandang dana kegiatan KKN yang dilaksanakan secara rutin tiap semester.

Menyikapai masalah tersebut, beberapa fakultas di lingkungan UGM telah menganggarkan secara khusus untuk pelaksanaan KKN Tematik dengan dana swadaya, misalnya Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian. Meskipun anggarannya tidak terlalu besar, setidaknya upaya ini merupakan wujud nyata kepedulian fakultas terhadap permasalahan riil yang dihadapi mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat melalui KKN.

Sedikit berbeda dengan apa yang sudah dilakukan oleh Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian diatas, Jurusan TPHP – Fakultas Teknologi Pertanian UGM mencoba pola pendanaan KKN Tematik mahasiswa melalui sinergi pelaksanaan pengabdian masyarakat secara bersama-sama antara dosen dengan mahasiswa peserta KKN Tematik –terutama dari jurusan TPHP. Model pelaksanaan pengabdian masyarakat seperti ini diharapkan merupakan alternatif model baru dalam pendanaan KKN Tematik di UGM. Model tersebut diharapkan saling memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, yaitu pihak mahasiswa maupun pihak dosen, misalnya dalam hal penentuan program kegiatan yang dibutuhkan masyarakat, penyiapan lokasi, koordinasi di lapangan, tim pelaksana program, dan tentunya dalam hal pendanaan.

Diakui bahwa mengingat dana pengabdian masyarakat yang bersumber dari Anggaran Dana Masyarakat Fakultas Teknologi Pertanian ini jumlah yang tersedia sangat terbatas, maka sudah pasti tidak akan mampu memuaskan semua mahasiswa peserta KKN dalam 1 tim atau 1 unit yang berasal dari berbagai fakultas di lingkungan UGM. Namun demikian setidaknya upaya ini dapat membantu pendanaan kegiatan KKN Tematik mahasiswa, terutama mahasiswa dari jurusan TPHP.

Kegiatan ini telah dilaksanakan di 3 lokasi KKN Tematik, yaitu Desa Beji Kec. Ngawen – Kab. Gunung Kidul, Desa Ngentakrejo Kec. Lendah – Kab. Kulonprogo, dan Desa Ketangi Kec. Purwodadi – Kab. Purworejo yang melibatkan 18 dosen jurusan TPHP dan sekitar 90 mahasiswa KKN Tematik UGM.  Melihat sambutan dan antusias masyarakat mengikuti kegiatan ini, nampaknya kegiatan sinergi KKN Tematik mahasiswa dengan pengabdian masyarakt Dosen ini perlu dijadwalkan rutin dan ditindak lanjuti di waktu-waktu mendatang. Dengan demikian kegiatan yang rutin terjadwal tersebut dapat merupakan kabar gembira bagi mahasiswa yang merencanakan KKN Tematik di semester pendek atau antar semester nantinya. Semoga.

4 Tanggapan ke “Sinergi KKN Tematik Mahasiswa dengan Pengabdian Masyarakat Dosen”

  1. Conandole berkata

    Kami mengucapkan terimakasih atas bntuan dana dr tphp. Krn dana tsebutlah kegiatn kkn d desa beji dpt bjalan dg baik :-D

  2. priwit berkata

    Sama2. Mudah2an bisa berlanjut secara rutin nantinya.

  3. imtiyaz hawan berkata

    pak pri…bapak dosen TPHP UGM kan?ni mahasiswinya bapak…sekarang dah di garudafood…ya bikin O’corn.cuma ada beberapa kendala nih pak!mungkin bisa sharing ke bapak.alamat email dimana ya pak?gimana pak, tortillanya masih jalan?enak loh pak.

  4. priwit berkata

    ya…. saya samar2 ingat anda. Berjilbab dan temannya Betty ya ?. Btw, kok bisa nyasar nyampe ke blog saya ceritanya bagaimana ?. Email saya priwitono@gmail.com atau pri_witono@yahoo.com. Silahkan kontak2, siapa tahu bisa bantu, asal jangan lupa komisinya.. he…he…. Salam buat teman2 di Garuda Food ya, Semoga krasan dan sukses selalu.

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>